Tampilkan postingan dengan label Cooking and Baking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cooking and Baking. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Desember 2017

Bola-Bola Tuna Berbumbu


Satu bulan sudah kami sekeluarga tinggal di Papua, tepatnya di kota Jayapura. Beginilah jika suami memiliki pekerjaan yang mengharuskan pindah tugas ke daerah tertentu setiap beberapa tahun sekali, saya dan anak-anak pun jadi ikut pindah karena menurut kami itulah yang terbaik daripada tinggal terpisah dari ayahnya anak-anak. Hikmahnya kami jadi memiliki pengalaman merasakan tinggal di tempat yang sangat berbeda dari daerah tempat tinggal kami sebelumnya yaitu kota Bogor.

Tinggal di Papua yang memiliki hasil laut yang melimpah karena dekat dengan laut, membuat kami sekeluarga lebih sering mengkonsumsi ikan laut. Selain karena ikan laut baik untuk otak anak, penghematan juga merupakan salah satu alasan kami lebih sering membeli ikan laut sebagai lauk. Harga ikan tuna sirip kuning di sini hanya dibandrol 35 ribu rupiah per ekor,  jika membeli 3 ekor penjual biasanya memberi harga 100 ribu. Murah sekali! Bayangkan saja, 1 ekor ikan beratnya sekitar  1 kg lebih. Di Bogor belum tentu saya bisa dapat ikan segar semurah itu.. Tapi di musim-musim tertentu harga ikan laut di sini pun bisa melonjak tajam, seperti saat cuaca di laut sedang tidak bagus.

Seringnya menyajikan masakan berbahan dasar ikan laut mengharuskan saya lebih kreatif dalam memasak. Membuat kreasi masakan yang berbeda setiap harinya agar suami dan terutama anak-anak tidak bosan dengan menu ikan. Jika sedang tidak punya ide saya pun sering kali berselancar di dunia maya mencari resep atau sesekali mengandalkan kliping resep yang saya miliki sejak masih di Bogor. Nah, kali ini saya memasak Bola-Bola Tuna Berbumbu. Resepnya saya peroleh dari kliping resep yang asalnya dari potongan tabloid Saji. Judul aslinya Bola-Bola Ikan Berbumbu. Berikut saya tulis ulang resepnya di sini.

Bola-Bola Tuna Berbumbu


Bahan:
300g daging ikan tuna giling
2 lembar daun jeruk
1 sendok teh garam
1 sendok teh gula pasir
1 lembar daun salam
1 batang serai, dimemarkan
2 sendok makan minyak utk menumis
Minyak utk menggoreng.

Bumbu Halus:
1 buah cabai merah besar (saya tdk pakai)
2 siung bawang putih
4 siung bawang merah
1cm kunyit, dibakar
1 buah tomat, dibuang bijinya
3 butir kemiri, disangrai

Bahan Pencelup, Aduk Rata:
125g tepung terigu protein sedang
25g maizena
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh baking powder
175ml air

Cara Membuat:
1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, masukkan batang serai, daun jeruk dan daun salam sampai harum. Sisihkan. Dinginkan.
2. Aduk rata daging ikan tuna,  gula dan bumbu tumis. Ambil sedikit adonan. Bentuk bulat.
3. Celupkan ke dalam bahan pencelup.
4. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang. Angkat, tiriskan.

 Selamat mencoba! 😊

Jumat, 10 Juni 2016

Menaklukan si OPERA CAKE

Akhirnya ada juga kesempatan untuk laporan tentang eksekusi opera cake yang sudah saya bikin minggu lalu. Sebenarnya sudah lama saya ingin sekali membuat opera cake tapi selalu patah semangat karena melihat lapisan-lapisannya itu lho.. bikin cape duluan, haha..emang dasarnya males aja kali yee...

Berhubung suami tercinte lagi ulang tahun, jadi ada alasan deh untuk menyatukan lagi semangat yang sempat patah itu. Akhirnya saya beranikan diri untuk menaklukan si opera cake yang katanya ribet bikinnya tapi memuaskan lidah. Ternyata oh ternyata.. memang rada ribet untuk orang seperti saya, apalagi dua bocah yang buntutin terus di belakang. Jadi saya bikin dengan cara dua tahap di waktu yang berbeda. Hari pertama saya bikin chocolate ganache dan coffee buttercream, hari ke dua baru deh saya bikin sponge cake nya. Oh, ya saya tidak pakai jaconde ya karena memang sedang tidak punya persediaan almond bubuk di rumah.

Seperti biasa saya belum bisa ngarang-ngarang resep sendiri, maklum hanya koki rumahan, hehe.. jadi saya masih menggunakan resep orang lain. Kali ini saya contek resepnya mbak Ricke Indriani namun tanpa jaconde. Sponge cakenya saya menggunakan resep ncc.

Ini penampakan Opera Cake yang saya buat. Masih belum sempurna dan tanpa dekorasi. Datar aja kaya lapangan bola..hehe... tapi rasanya memang enak banget ternyata, bukan narsis lho.. tapi kenyataan. Sampe bikin saya dan suami gagal diet, hihi... kalau gak percaya coba deh bikin.




OPERA CAKE
ditulis oleh Ricke Indriani

 
Coffee syrup:
100 ml air
2 sdm gula pasir
1 sdm kopi instant
---> Panaskan air dan gula pasir hingga mendidih, masukkan kopi. Aduk rata. Dinginkan.


Chocolate ganache:
250 gram whip cream dairy cair/fresh cream
250 gram dark cooking chocolate, cincang kecil
---> Panaskan whip cream cair/fres cream jangan sampai mendidih (cukup hingga bagian pinggirannya mulai bergelembung kecil). Matikan api. Masukkan dark cooking chocolate cincang. Diamkan 5 menit hingga coklat meleleh. Aduk-aduk dengan hand whisk sampai rata dan licin. Dinginkan di suhu ruang. Masukkan ke dalam kulkas hingga mengental seperti selai dan bisa dioles.


Coffee buttercream (silahkan pilih salah satu saja) Versi I (French coffee buttercream):
10 gram kopi instant
15 gram air panas
1 telur utuh
1 kuning telur
100 gram gula pasir
60 gram air
1 sdt vanilla
200 gram unsalted butter dingin, potong-potong dadu, biarkan di suhu ruang
--->Aduk rata kopi instant dan air panas. Dinginkan. Sisihkan.
Kocok telur dan kuning telur hingga pucat dan berbusa.
Sementara itu panaskan gula pasir dan air di atas api hingga mendidih dan mengental. Masukkan perlahan gula cair panas ke dalam kocokan telur sambil dikocok perlahan. Setelah gula cair masuk seluruhnya, kocok dengan kecepatan tinggi hingga mengental dan mengkilap, masukkan vanilla. Kocok terus hingga dingin suhu ruang.
Masukkan unsalted butter secara bertahap sambil dikocok rata dengan kecepatan rendah. Setelah butter seluruhnya masuk, kocok dengan kecepatan tinggi hingga mengembang dan ringan. Masukkan larutan kopi. Kocok rata. Simpan di kulkas dalam wadah tertutup hingga akan digunakan.



Versi II (coffee white chocolate buttercream)
1 sdm kopi instant
1 sdm air panas
250 gram unsalted butter dingin, potong-potong dadu, biarkan di suhu ruang
150 gram susu kental manis putih
100 gram white cooking chocolate, lelehkan, biarkan sampai agak dingin
1/2 sdt pasta mocca (optional)
--->Campur kopi instant dan air panas, dinginkan. Sisihkan.
Kocok unsalted butter hingga lembut dan creamy. Masukkan susu kental manis. Kocok kembali hingga mengembang ringan. Masukkan white cooking chocolate leleh, kocok rata. Masukkan pasta mocca, kocok rata. Simpan dalam kulkas sampai akan digunakan.



Jaconde Cake (Almond Sponge Cake)
Bahan:
225 gram almond bubuk
200 gram gula halus (gula bubuk)
70 gram terigu protein sedang
6 butir telur utuh
1/2 sdt vanilla
50 gram unsalted butter, lelehkan
6 putih telur
1/4 sdt garam
50 gram gula pasir halus


Cara membuat Cake:
1. panaskan oven suhu 200'C. Siapkan 4 buah loyang ukuran 22x22 cm tinggi 3 cm, alasi dengan kertas roti, oles tipis dengan margarin. Sisihkan.
2. Campur almond bubuk, gula halus dan terigu dalam sebuah wadah besar. Aduk rata. Sisihkan.
3. Kocok telur dengan kecepatan tinggi hingga kental. Tuang ke campuran almond dan terigu sambil diaduk rata secara perlahan. Masukkan vanilla dan butter leleh. Aduk rata. Sisihkan.
4. Kocok putih telur dan garam hingga berbusa, tambahkan gula pasir halus sedikit demi sedikit sambil dikocok terus hingga mengembang soft peak form. Jangan sampai terlalu kaku (hard peak form) karena akan membuat tekstur cake menjadi kering dan sulit untuk dicampur rata dengan adonan almond.
5. Masukkan adonan putih telur ke dalam adonan almond secara bertahap sambil diaduk balik perlahan (fold) sampai rata. Aduk perlahan tetapi jangan terlalu lama diaduk karena akan membuat adonan putih telur menjadi banyak kehilangan udara.
6. Tuang ke dalam 4 buah loyang yang telah disiapkan. Panggang suhu 200'C sampai matang 7-10 menit. Jangan terlalu lama karena adonan tipis, jika terlalu lama cake akan menjadi kering.
7. Angkat cake dan segera keluarkan dari loyang, kelupas kertas rotinya. Dinginkan.

Penyusunan:
Siapkan loyang ring tanpa alas yang dilapisi plastik mika di sisinya. Atau jika tidak punya, bisa langsung menyusun cake dan dioles filling.
Letakkan selembar cake, basahi dengan coffee syrup hingga rata. Oleskan dengan setengah bagian coffee buttercream merata. Tumpuk lagi dengan selembar cake, basahi dengan coffee syrup dan oles dengan setengah bagian chocolate ganache. Tumpuk lagi dengan selembar cake. Lakukan hingga selesai (4 lapis jaconde cake, 2 lapis coffee buttercream, 2 lapis chocolate ganache). Dinginkan di dalam kulkas agar cake dan fillingnya menjadi set dan kokoh.


Chocolate glaze (ganache siram):
80 gram whip cream cair
120 gram dark cooking chocolate, cincang kecil
3 sdm madu
1 sdm minyak goreng (bisa juga dengan unsalted butter)
--->Panaskan whip cream cair/fres cream jangan sampai mendidih (cukup hingga bagian pinggirannya mulai bergelembung kecil). Matikan api. Masukkan dark cooking chocolate cincang. Diamkan 5 menit hingga coklat meleleh. Aduk-aduk dengan hand whisk sampai rata dan licin. Masukkan madu dan minyak goreng. Aduk rata.

Keluarkan cake dari kulkas, lepaskan dari ring dan mikanya.
Siramkan chocolate glaze ke atas permukaan cake hingga merata. Masukkan kembali ke dalam kulkas hingga glaze agak set.
Rapikan bagian sisi cake dengan mengirisnya menggunakan pisau panjang bergerigi yang dicelup ke air panas dan dilap kering. Setelah selesai merapikan satu sisi, bersihkan pisau. Celupkan kembali ke air panas dan dilap kering. Lakukan lagi pada sisi yang lain hingga keempat sisinya rapi.
Simpan opera cake dalam suhu dingin hingga saat akan disajikan.


Abang Alvin pengen ikut eksis bareng opera cake



Gimana? panjang kan tahapannya.. jangan lemes dulu... atau tunggu moment yang pas untuk membuatnya, seperti saya, hehe.. Oh, ya untuk resep sponge cake nya saya menggunaka resep NCC, silahkan mampir aja ke web nya, ok.. karena di sini udah kepanjangan takut pada males bacanya, hihi..



Rabu, 06 April 2016

Shirt and Tie Cake

Ini kali ke-2 saya mengerjakan 3D cake berbungkus fondant. Sebelumnya saya pernah membuat 3D cake berbentuk VW car untuk ulang tahun Alvin anak sulung saya.. untuk yang belum tahu, bisa dilihat di sini. Kali ini 3D cake berbentuk kemeja berdasi dibuat untuk memenuhi orderan dari seorang pelanggan setia yang sudah beberapa kali order kue kepada saya. Ceritanya shirt n' tie cake ini dipesan sebagai hadiah ulang tahun untuk suaminya.

 Ini dia penampakan kuenya...



Kekurangannya ada pada huruf di label bertuliskan "BOSS". Terlihat tidak rapih. Begitulah kalau kurang persiapan. Memang sejujurnya peralatan dekorasi cake saya memang belum lengkap terutama untuk fondant..mungkin karena saya terbiasa menggunakan buttercream saja jadi cutter atau alat pencetak huruf pun saya belum punya..hehe. Untungnya pelanggan setia saya ini orang yang baik, dia tidak komplain bahkan malah memuji, katanya kuenya enak dan bentuk kue sesuai dengan permintaannya.. Alhamdulilaaah... :)

Orderan kali ini benar-benar menjadi pelajaran untuk saya agar lebih luwes lagi bermain fondant dan tentunya saya akan melengkapi peralatan yang belum saya punya, supaya orderan akan lebih sempurna hasilnya. yg mau order 3D cake jangan khawatir.. krn sekarang peralatan yang saya miliki sudah lebih lengkap, jadi jangan takut ngorder yaa..insha Allah tidak akan mengecewakan.

Minggu, 17 Januari 2016

Jagung Manis Susu Keju Camilan Favorit Alvin


Camilan jagung ini mudah ditemui di mall-mall atau pusat perbelanjan di kota-kota besar, bahkan saya dengan mudah menjumpainya di komplek perumahan saya sendiri yang jauh dari jalan raya. Rata-rata untuk rasa susu keju penjual memberi harga Rp.10.000,-. Sering kali anak sulung saya Alvin merengek meminta dibelikan. Namun untuk alasan kesehatan dan penghematan tentunya saya lebih memilih untuk membuatnya sendiri di rumah. Ya, dengan bahan yang mudah didapat rasanya tidak ada salahnya untuk membuat sendiri, bahkan kita bisa memilih bahan-bahan yang berkualitas. Langsung saja, saya akan membagikan resepnya yang sangat mudah, bahkan anak kecil pun mungkin bisa membuatnya.

Jagung Manis Susu Keju

Bahan: - 2 bonggol jagung manis yang masih muda
- air untuk merebus jagung
- garam secukupnya
- susu kental manis
- keju cheddar parut
- butter atau margarine

Cara: - Rebus jagung, setelah terlihat hampir matang masukan garam dalam air rebusan lalu biarkan sebentar lagi. Tujuan pemberian garam untuk memberikan rasa gurih pada jagung.
- Setelah jagung matang, panas-panas langsung pipil jagung, bisa menggunakan pisau atau tangan jika tahan panas, hehe.. Kebetulan saya menggunakan Smile Mom pemipil jagung jadi lebih praktis.
 - Setelah dipipil, beri butter dan aduk rata.
- Kemudian beri susu kental manis sesuai selera dan parut keju di atasnya.
 - Jagung Manis Susu Keju pun siap dinikmati

Jika suka pedas bisa juga dikreasikan dengan menambahkan sambal botolan dan saus tomat, untuk yang satu ini pemakaian susu kental manis sebaiknya diskip. 

Mudah bukan? Jadi, segera buatkan untuk anak-anak anda tercinta pasti mereka suka. 

Selamat berkreasi.. :)

Senin, 11 Mei 2015

ROTI CANAI

Weekend paling seru kalau dinner di luar sambil menikmati suasana malam minggu bareng suami, mengenang masa-masa pacaran. Romantis ceritanyee.. tapi kalau sudah punya 2 buntut dan yang satu masih bayi jelas ga boleh egois donk..apalagi cuaca sedang mendung jadi suasana malam minggu yang spesial itu mau ga mau dilakukan di rumah aja bareng anak-anak.

Meskipun di rumah tapi ga ada cerita kita ga bisa makan enak, berpikir kreatif itu penting untuk ibu rumah tangga. Seminggu sekali boleh donk masak sesuatu yang beda, demi menyenangkan suami dan lidah sendiri tentunya. 

Weekend lalu sempat ngiler liat gambar roti cane plus kari daging di kedai yang menjual masakan khas Aceh dekat RS Hermina Bogor, tapi sudah terlanjur pesan mie Aceh jadi cukup nelan ludah saja sambil mupeng. Berhubung bahan-bahan ada semua dan siangnya sempat bikin kare sapi ala India yang super nampol pedesnya, jadilah saya nekad juga bikin roti cane di sore hari ba'da Ashar. Kebetulan sang misua udah pulang jadi bisa nitip si kecil beserta abangnya.

Saya dapatkan resepnya dari hasil browsing sana sini, sampai lupa catat sumbernya tapi rata-rata dari blog-blog yang saya kunjungi resepnya tidak jauh berbeda. Saya tuliskan di bawah resep yang saya pakai.



ROTI CANAI

Bahan: 
-1/2 kg tepung terigu 
-2 butir telur
-1/2 sdt garam
-125 ml minyak 
-1 sdm susu bubuk
-150 ml air hangat (bisa ditambah atau dikurangi, tergantung tingkat kelembapan yg diinginkan)
-mentega atau margarin secukupnya (untuk oles adonan)

Cara: 
-Campur terigu, garam, susu, telur dan minyak, aduk rata.
-beri air hangat sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
-setelah kalis dibagi menjadi beberapa bagian lalu dibulatkan (masing2 seberat 70gr). 
-tutup dengan plastik wrap, diamkan sekitar 1-2 jam.
-Ambil masing2 adonan bulat lalu giling sampai tipis. Oles permukaannya dengan margarin.
-Gulung dengan cara melipat-lipat seperti membuat kipas dari kertas. kemudan gulung lagi dari sisi kanan maupun kiri, yg satu gulung menghadap ke bawah, yg satu ke atas, hingga membentuk seperti huruf 'S'. Lalu gulungan atas dan bawah disatukan hingga menyerupai konde/ sanggul. Lakukan semua sampai habis. (untuk lebih jelas bisa search di youtube)
-Diamkan kembali 30 menit.
-Siap dipanggang di wajan datar sampai warna berubah kecoklatan. Sebelum dipanggang dipipihkan terlebih dahulu, ketebalan tergantung selera.

Mantap banget makan roti cane ini sambil dicocol ke kuah karenya.. hmmmm ajiiibbb.. Si ayah sampe nambah dan nambah lagi, ga peduli perut sudah buncit. Roti Cane ini juga lezat disantap dengan susu kental manis. Silahkan dicoba resepnya.. :)

Rabu, 11 Maret 2015

Chocolate Heart Cookies (CHC)

Toples rumah nganggur alias kosong melompong, bikin malu deh kalau ada tamu. Mau beli ke luar males bo, hujan melulu tiap hari. Lagian repot juga kalau belanja keluar tanpa si ayah sambil bawa dua anak ini, satu balita yang aktif pisan ga mau diem, yang satu lagi masih orok yang laper atau bosen dikit langsung berisik owek-oweekk.. Yo wis langsung deh ubek-ubek lemari dapur, lumayan masih ada tepung terigu dan margarin, tapi telur? yaaa..habis cinn.. ah, gampang, untuk apa tinggal di samping warung kalo telur habis aja sampe pusing tujuh keliling..wkwkwkwk..

Hmm..bikin apa ya? Seketika langsung inget pernah lihat resep Basic Vanilla Cookie Dough punya Martha Stewart, dengan semangat berkobar langsung ngumpulin bahan dan praktek. Sempat bingung juga mau dibikin model apa si Vanilla Cookie ini? thumbprint kah? tiba-tiba tersadar eike punya cutter bentuk hati yang belum pernah dipake dan DCC yang masih berdiam diri nongkrong di lemari. Ok lah kita bikin CHC alias Chocolate Heart Cookies, haha ngarang-ngarang nama sendiri tapi wokehhh kaaann.. ini dia hasilnya: 


Hehehe.. agak berantakan ya?! yaa harap maklum lah, secara baking sambil ngurus 1 balita dan 1 orok itu bener-bener bikin kepala cekot-cekot. Resep aslinya bisa dilihat di sini, untuk memudahkan saya tulis ulang resepnya ke dalam bahasa Indonesia.


Basic Vanilla Cookie Dough (Martha Stewart)


Bahan:


3 cups tepung terigu serba guna/ protein sedang (saya pakai segitiga biru)
3/4 sdt baking powder (hilangkan jika membuat thumbprints, ball cookies, atau spritz cookies)
1/2 sdt garam (hilangkan jika menggunakan mentega atau margarin yang salted)
2 stick mentega tawar (saya pakai margarin asin/salted) ket: 1 stick mentega= 113,4g 
1 cup gula pasir
1 butir telur ukuran besar
2 sdt ekstrak vanili

Cara Membuat:


- Campur terigu, baking powder, dan garam dalam mangkuk besar. 
- di tempat lain, kocok mentega dan gula pasir dengan mixer pada kecepatan sedang-tinggi sampai pucat dan mengembang.
- Masukkan telur dan vanili, kocok kembali.
- Kurangi kecepatan mixer menjadi rendah, lalu tambahkan campuran tepung, kocok sampai rata.
- Bentuk atau cetak sesuai selera, lalu oven di suhu 150 derajat celcius sekitar 20-25 menit atau tergantung oven masing-masing.

untuk membuat Chocolate Heart Cookies ini saya menggiling adonan terlebih dahulu, kemudian mencetaknya menggunakan cutter bentuk hati. Setelah matang, cookies dicelupkan bagian atasnya ke dalam DCC yang sudah dicairkan. Masukkan dalam kulkas agar coklat cepat mengeras kembali.





Rabu, 03 September 2014

Kue Ulang Tahun untuk Alvinkuuu..

Walaupun perut semakin besar, kaki bengkak-bengkak n napas mulai ngos-ngosan..tapi di usia kandungan 30 minggu ini saya tetap semangat bikinin kue ultah untuk Alvin. Meskipun gak ada perayaan ulang tahun tapi sejak jauh-jauh hari Alvin udah request minta dibikinin kue ultah berbentuk mobil. Akhirnya cari-carilah di youtube tutorial dekorasi kue berbentuk mobil. Dari yang ribet sampe yang asal-asalan bin berantakan ada semua di youtube. Agak males juga klo dapetnya tutorial yang lebih banyak ngomongnya dari pada prakteknya, alhasil cari lagi video lain.. sampe akhirnya dapet juga model mobil VW yang gak susah-susah amat bikinnya. Walaupun gak 100% sama krn pengen juga menerapkan ide di otak yang lumayan kreatif (agak nyombomg dikit :p). 

Awalnya pengen banget si kue ultah dekornya bener-bener secara keseluruhan pake butter cream aja.. tapi koq hati ini agak2 penasaran dengan yang namanya fondant. Denger-denger sih si fondant ini manisnya kebangetan tp teteuup.. penasaran juga pengen nyobain ngebentuk-bentuk n menuangkan ide kreatif pake fondant, kyanya rasanya mirip kya main lilin alias playdough yang suka dimainin Alvin. Jadi deh saya beli fondant pas belanja bahan-bahan kue. Waktu search di google merk Satin Ice itu recomended bgt karena katanya baunya enak dan manisnya ga terlalu giung bahasa sundanya mah.. tp sayangnya di TBK tempat saya belanja waktu itu gak ada merk Satin Ice, adanya cuma Bakels. Ya udah dari pada gak ada akhirnya saya beli juga tuh bakels.

Berhubung belanjanya mendadak jadinya bikin kuenya juga mendadak.. Tepat bgt di hari ultah Alvin. Pagi-pagi sambil ngebangunin Alvin, saya cium n peluk Alvin sambil ngucapin "Happy birth day.." Alvin bangun sambil senyum ngantuk..terus dia duduk sambil kucek-kucek mata n nanya, "Kue mobilnya udah jadi, mah?" Halaaah.. diriku agak2 kecewa sama diri sendiri krn gak bisa bikin surprise di hari ultahnya krn si kue masih belum diproses. Akhirnyee setelah selesai ngerjain semua kerjaan rumah dan si ayah udah berangkat kerja saya langsung ngebut bikin kue.. sambil digerecokin Alvin tentunya..

Kue ultah Alvin base cakenya pakai resep brokusnya ncc yang lumayan boros telur menurut saya yang rada irit ini..tp gak apa-apalah demi anak, sekali setaun gak apa-apa toh boros telur..hehe.. lagipula brokus ini memang enak dan nyoklat bgt, secara selain pake coklat bubuk si adonan juga pake DCC. Tapi untuk lapisannya saya gak pake meises melainkan pake chocolate ganache..trs setelah dioles buttercream, atasnya disiram lagi pake ganache..jadinya super duper nyoklat.. 

Tapi ga cuma coklat dan VW brownies lapis fondant yang nempel di situ krn saya juga kasih tambahan rumput-rumput dari buttercream. di keliling kuenya juga saya kasih buttercream bentuk anyaman..jadinya lumayan unik kan bentuk kuenya..hehe narsis.. 

Alvin seneeeng bgt lihat kue pesenannya jadi dan sesuai keinginannya.. Selamat ulang tahun yang ke-4 Alvin..semoga semua harapan mama dan ayah untukmu dikabul Allah SWT.. Aminnn..karena semua orang tua pasti selalu berharap yang terbaik untuk anaknya. :)




Minggu, 20 Juli 2014

NGIDAM Bikin Ayam Kodok

Judulnya rada aneh ya? tapi memang begitulah keadaannya. Biasanya orang hamil ngidam pengen makan sesuatu, lah saya kok ngidamnya malah pengen masak sesuatu. Udah lama dari awal-awal hamil pengen banget bikin Ayam Kodok ini tapi selalu mundur karena dihantui perasaan takut gagal. Gimana gak takut gagal, lha wong banyak yang bilang bikin ayam kodok itu rumitnyee naujubileehh.. Kalo gak hati-hati dan kurang cermat bisa-bisa si kulit ayam sobek di sana-sini n mengakibatkan butuh tenaga ekstra untuk ngobras. Memang sih takut gagal itu terus menghantui tapi sampai masuk di usia kehamilan 6 bulan ini perasaan ngidam itu kok gak ilang juga, teteup kepingiin banget bikin ayam kodok.

Akhirnya dengan modal nekad dan sedikit rengekan minta modal doku ke suami tercinte, jadi juga bikin ayam kodok sendiri. Dan ternyata saudara-saudaraaaa... gak susah lho bikinnya. Beneran gak susah klo kitanya memang niat dan bikinnya dengan senang hati, tulus ikhlas serta penuh cinta (lebayyyy). Memang sih butuh kecermatan dalam menguliti si ayam negeri ini tapi asal kita hati-hati dan pantang menyerah pasti berhasil. Buktinya di percobaan pertama ini ayam kodok buatan saya alhamdulilah sukses, yaa memang sih ada robekan sedikit, cuma sedikit kok.. lagi pula pada akhirnya si ayam kodok ini memang harus dijahit untuk menutupi bagian leher dan pantat ayam yang terbuka (rada vulgar ya, hehe).

Ni penampakkan  kulit ayam yang masih berbentuk mirip ayam:


Sausnya saya bikin saus BBQ tapi kok kurang nendang ya nih saus, agak asem-asem gimana gitu.. mungkin saya terlalu nafsu masukin saus tomat jadinya keaseman deh. Suami bilang sih harusnya sausnya dibikin agak pedas supaya lebih nendang.. yah maklum lah suami orang Sumatra.. Lain kali insyaAllah bikin saus yang nendang itu deh, mungkin bikinnya jg harus sambil nendang sana-sini yee..hehe.

Ini hasil akhirnya setelah dikukus dan dipanggang:

Gimana?? Lumayan kan? hehe.. ada yang kurang ya? yup bener, memang kurang sayuran dan garnish. Tadi waktu belanja lupa gak beli wortel, buncis dan sebagainya jadinya kosong melompong deh keliatannya.. gak apa-apa deh, next kita bikin yang lebih indah dipandang mata.


Selasa, 03 Juni 2014

Pitaya Black Forest for My Husband

Seperti biasa, lagi-lagi menghilang dan muncul beberapa bulan kemudian, hehe.. Maklum bukan bloger sejati. di kemunculan kali ini (bahasa yg aneh) dirikuhh membawa berita bahagia, yaa setidaknya bahagia untuk keluarga saya.. mau tau apa? mau tau ajah atau mau tau bingiittt?..hihi..Alhamdulilah sekarang ini saya lagi hamil anak ke-2, yup,, Alvin sebentar lagi jadi abang. Di awal bulan Juni ini usia kandungan udah masuk 4 bulan, alhmdulilah sehat2 terus, yaa paling gejala2 kehamilan yang umum, kya mual-mual, pusing kleyengan, sakit-sakit badan, dll.. tp memang kehamilan kali ini beda banget sama dulu waktu hamil Alvin. Dulu bisa dibilang ga terlalu berasa hamil, walau memang sih sempat diopname beberapa hari waktu hamil 7 bulan. tp yang namanya mual-mual itu sama sekali gak ada, bahasa kerennya hamil kebo. Hamil sekarang agak berasa berat terutama di awal-awal hamil, badan bener-bener ga fit tp di sisi lain tetep kewajiban sebagai ibu & istri ga bisa ditinggal..jadi jangan harap deh bermalas-malasan n bermanja-manja di hamil ke-2 ini, secara eike ga pake pembokat bo..

Sekian berita bahagianya, nah sekarang pengen banget cerita kalo tgl 2 Juni kemarin suami tercinta ulang tahun. Setelah dini harinya tepat pukul 00.00 WIB saya kasih surprise yang bikin doi kaget sekaligus berbunga-bunga (ups udah jangan dilanjut), nah malemnya setelah dirinya pulang kerja ada surprise ke-2, yaitu kue ulang tahun buatan saya sendiri. Kuenya dikasih nama "Pitaya Black Forest" Apa itu Pitaya? Pitaya itu nama lain dari buah naga, kebetulan banget dapetnya buah naga yang warna dagingnya merah jadi cantik banget untuk dekor black forest, apalagi black forestnya bentuk hati..jadi romantis romantis gimanaaa getoh..

Ini dia penampakkannya:

Suami seneng banget dapet kue ulang tahun yang cantik secantik istrinya (memuji diri sendiri dr pada ga ada yg muji). Pinggirannya ditempel coklat pagar yang cetakannya baru aja dibeli di TBK yg baru buka ga jauh dr rumah. untuk lapisan cakenya gak pake cherry hitam yang umum dipakai diresep-resep black forest karena suami memang gak suka, jadi diganti deh pake white ganache + parutan keju cheddar..jadi sesuai sama selera suami.

Jujur rada tepar juga bikin ni kue, secara badan lagi ga enak. Selama hamil juga memang lagi dilanda baking blue, sampe tetangga sebelah nanya, "tumben teh, lama gak kebagian icip-icip kuenya." wkwkwk.. bawaannya maless bgt, baru lihat resep aja udah keburu cape duluan.

Sekian dulu ah.. mudah-mudahan next post lebih menarik lagi..

Senin, 10 Februari 2014

Cheddar Cheese Cake Pesanan Bumil

Setelah sekian lama akhirnya baru inget kalau diriku ini punya blog..halaah..udeh kaya orang amnesia (sambil ngetuk2 meja). Sebenernya bukan lupa sih, memang dasarnya males aja. Heran ya, lulusan Sastra Indonesia tapi kok males nulis..hihi yaa begitulah saya, nulis kalo lagi mood aja. Well..mumpung si jalu Alvin lagi boci (bobo ciang) mending sang mama nyuri2 waktu menuhin blog yang agak melompong ini.

Sekali-sekali pengen juga kaya emak2 lain yang suka masukin pengalaman mereka di dunia per-baking-an ke dalam sebuah tulisan di blog pribadi. Secara selama ini saya senengnya nge-post gambar masakan atau kue ke album foto di facebook.. Oh ya, gambarnya bener-bener hasil karya sendiri lho ya, maha karya eike selama di dapur..beuh..maha karyaaa,,ckckck.. dan rajin nge-post gambar masakan atau kue di facebook itu bukan tanpa alasan, ups..tapi ga tau juga kalo orang lain ya.. yang jelas alasan saya adalah supaya orang tau bahwa saya ini bisa masak dan bikin kue, setelah itu muncul keinginan untuk memesan masakan/kue dari saya..hahaha,,UUD (ujung-ujungnya duit). Yaaa..kelepon kelepon atuh bu..naon we lah, nu penting mah mesen ka saya, mamahna Alvin, weleh-weleh..naha jadi nyunda kieu.

Lanjut. Nah, syukur alhamdulilah ga sia-sia juga saya rajin post gambar karena pada akhirnya ada juga beberapa sodara yang mesen, ya walaupun hanya beberapa orang saja alias dapat dihitung 5 jari (itu pun ga nyampe 5). Ga apa-apa yang penting pada tau dulu bahwa saya ini bukan emak-emak yang cuma bisa ngurus anak  tapi juga bisa menghasilkan sesuatu yang bisa dimakan dan mudah-mudahan bisa dinikmati (sejauh ini bisa dinikmati lidah saya dan keluarga).

Beberapa waktu lalu adik kelas semasa kuliah yang sekarang jadi sepupu ipar saya menghubungi saya lewat BBM. Kebetulan dia lagi hamil anak pertama. Dia bilang selama hamil nafsu makannya bertambah, bahkan selama hamil sampai usia 8 bulan beratnya sudah naik hampir 14 kg. Tiba-tiba dia bilang lagi pengen makan cheese cake, terus nanya apa saya bisa bikin cheese cake. Langsung deh sinyal ijo nyala di otak saya.. (asiikk..orderan..orderan..). Cuma dia minta cheese cakenya yang sederhana, bukan cheese cake yang pake cream cheese karena dia tau kalo pake cream cheese harganya lumayan bikin manyun. Kebetulan memang udah lama saya kepingiiinn banget nyoba satu resep dari Dapur Solia, yaitu resep Cheddar Cheese Cake. Katanya sih resep ini lumayan enak dan juga irit karena ga perlu pake cream cheese tapi rasanya lembut n ngeju. Ya sutra langsung deh berangkat ke tbk deket rumah beli bahan-bahan untuk tempur di dapur. 

Eng..ing..eeeeng...ini dia Cheddar Cheese Cake yang lembut dan memang bener-bener ngejuuuu banget tapi ga eneg sama sekali apalagi dengan olesan selai strawberry di atasnya,, jadi suegerrr tenaann..


Jangan komentar dekorasinya yaa.. hehe.. saya tau memang seadanya dekorasinya karena si bumil juga maunya yang sederhana & ga wah-wah. Yo wis saya nurut aja, yang penting komentar dari si pemesan tentang rasanya itu yang bikin saya mengharu biru.. Katanya rasanya enak banget, lembut n ngeju. Alhamdulilah... terimakasih untuk si empunya resep Dapur Solia. Semoga orderan bertambah & makin banyak.. Aminnn... :)

Rabu, 20 Februari 2013

Ayam Kuluyuk Resep Cinta for My Lovely Little Family


Ayam Kuluyuk Resep Cinta for My Lovely Little Family



Masih dalam suasana valentine. Kata orang bulan Februari itu full bulan cinta. Halaah.. lalu bulan-bulan selanjutnya bulan apa? Bulan bokek? Yo wislah apa pun itu, bagi saya dan keluarga setiap bulan bahkan setiap hari harus penuh dengan cinta.

Saya dan suami bukanlah tipe sepasang sejoli yang hobi saling mengumbar kata-kata mesra, alasannya cuma satu, gengsi..hehe gak tau ya sejak jaman pacaran kami sudah terbiasa seperti itu. Walaupun begitu kami berdua sama-sama tau bahwa kami saling menyayangi. Meski saya gengsi mengumbar kata-kata mesra, namun setiap harinya saya tidak pernah lupa untuk mengungkapkan perasaan cinta saya pada suami dan anak tercinta dalam bentuk masakan enak. Saya yakin sebuah masakan mampu mempresentasikan perasaan juru masaknya. Maka dari itu, ketika memasak kita harus menggunakan perasaan. Bahasa gombalnya, “memasaklah dengan cinta!” wkwkwk..


Seperti biasa tantangan sebagai ibu rumah tangga yang paling sering membuat saya pusing tujuh keliling adalah menentukan menu makanan setiap hari. Berhubung suami dan anak saya adalah tipe manusia yang bosenan jadi setiap hari menunya harus berbeda tapi dengan bahan yang hampir selalu sama, yaitu daging ayam. Kenapa selalu ayam? Jawabannya klise, karena suami saya penyuka daging ayam, mau dimasak apapun pasti dia doyan, yang penting matang, hehe..



Ayam goreng, ayam bakar, sup ayam, bakso ayam, hmmm apa lagi kali ini?? Otak mulai menyerah, akhirnya saya putuskan meminta bantuan sang ahli, yaitu resepkita.com. Kenapa harus resepkita.com? karena sudah jadi langganan saya untuk mencari resep-resep super lezat. 

Pencarian akhirnya berhenti pada satu resep yaitu Ayam Kuluyuk. Sudah lama saya tidak memakan masakan ini. Dulu saya pernah makan Ayam Kuluyuk yang lumayan enak di salah satu restoran Chinese food di dekat rumah ibu saya. Demi memuaskan rasa kangen saya, resep ini harus dicoba dan siapa tahu my husband and my Alvin suka.


Membuatnya sangat mudah, saya pun cukup membaca sekali saja dan langsung praktek. Hasilnya, jreng.. jreeeng… Ayam Kuluyuk Resep Cinta for My Lovely Little Family, duh panjang banget bo namanya..haha… 


Alhamdulilah ya (gaya Syahrini) Alvin anakku suka. Apalagi sangsu (sang suami) suka banget keliatannya. Bahkan dia bilang, “Pengen ngabisin tapi sayang, sisain buat besok sarapan ya, jangan diabisin sekarang!” haha.. siaaaap ayaaah.. :)